Batas Minimal Kepangkatan Untuk Jabatan Administrasi dan Jabatan Pimpinan Tinggi

Sering kali saya mendapat Pertanyaan dari beberapa pejabat administrasi dan pejabat pimpinan tinggi “kapan saya bisa naik pangkat?bapak itu baru kemarin dilantik sudah naik pangkat kenapa saya tidak?”. Untuk menjawab pertanyaan itu saya sering kali harus memberikan pengertian dan menjelaskan peraturan kepngkatan yang berlaku bagi PNS.

Sering kali sebagian dari kita kurang peduli untuk mengerti aturan kepegawaian yang berlaku karena menganggap bahwa itu bukan urusan mereka, tapi satker yang bertanggungjawab terhadap kepagawaian. Tapi tidak ada salahnya kalau kita mengerti aturan yang berlaku karena itu menyangkut hak dan kewajiban kita. Jadi jangan hanya tahu hak nya, tapi kewajiban tidak mau tahu.

Kembali lagi ke topik yang akan kita bahas. Sebenarnya pada PP 11 Tahun 2017 sudah tidak ada lagi pejabat Eselon, yang ada adalah Jabatan Administrasi, Jabatan Pimpinan Tinggi dan Jabatan Fungsional. Tapi karena aturan kepangkatan yang pada PP 11 Tahun 2017 sudah tidak desebut lagi, tapi aturan dibawahnya mengenai penghapusan/penggantian kepangkatan PNS belum ada, maka kita masih memakai PP 100 Tahun 2000.

Dalam PP 100 Tahun 2000 batasan pangkatnya sebagai berikut:

batasan pangkat pejabat

Dengan adanya PP 11 Tahun 2017 maka ada penyesuaian seagai berikut:

batas-pangkat-pejabat-menurut-PP11
batas-pangkat-pejabat-menurut-PP11

Contoh:
Bila ada PNS gol. III/b mendapat promosi menjadi Pejabat Pengawas, maka setelah 1 tahun di jabatan tersebut PNS ybs dapat diusulkan kenaikan pangkatnya ke golongan III/c. Tapi jika PNS tersebut gol. III/c dan diangkat menjadi Pejabat Pengawas, maka untuk naik pangkat ke gol. III/d PNS ybs menunggu 4 tahun di pangkat terakhir.

Semoga tulisan ini dapat meberikan informasi yang bermanfaat.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *