Pengaruh Visual dalam Lagu ‘Photograph’ oleh Ed Sheeran

Posted on

Musik adalah bahasa universal yang mampu menyampaikan emosi dan cerita tanpa perlu kata-kata. Namun, ketika musik dipadukan dengan visual, pengalaman mendengarkan bisa menjadi lebih kuat dan mendalam. Salah satu contoh yang menggambarkan pengaruh visual dalam musik adalah lagu “Photograph” oleh penyanyi dan penulis lagu terkenal, Ed Sheeran. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi bagaimana visual dalam video musik dan lirik lagu “Photograph” mempengaruhi cara kita menginterpretasikan dan merasakan lagu ini.

Dilansir dari lirikterjemahan.id “Photograph” adalah salah satu lagu yang paling dikenal dari Ed Sheeran. Lagu ini dirilis pada tahun 2015 sebagai bagian dari albumnya yang berjudul “x” (dibaca sebagai “multiply”). Dalam lagu ini, Ed Sheeran menggambarkan perasaannya tentang kehilangan seseorang yang sangat ia cintai. Lirik lagu ini sangat emosional dan penuh dengan kenangan tentang masa lalu. Namun, pengaruh visual dari video musiknya menambahkan dimensi yang lebih dalam pada cerita yang tersirat dalam liriknya.

Video musik “Photograph” yang disutradarai oleh Emil Nava adalah contoh yang sempurna tentang bagaimana visual dapat memperkuat pesan dan emosi dalam lagu. Video ini berfokus pada seorang pria muda yang melihat kembali berbagai foto yang merekam momen-momen berharga dalam hidupnya, termasuk saat bersama keluarga dan kekasihnya. Foto-foto tersebut adalah bentuk visual yang mencerminkan kenangan-kenangan indah yang telah berlalu.

Salah satu momen yang paling mengesankan dalam video ini adalah ketika pria muda tersebut menemukan foto dirinya dengan kekasihnya saat mereka masih anak-anak. Ini adalah momen yang penuh nostalgia dan melukai, karena kekasihnya sudah tidak lagi ada dalam hidupnya. Visual ini memberikan dimensi tambahan pada lirik “We keep this love in a photograph, we made these memories for ourselves” (Kita menyimpan cinta ini dalam sebuah foto, kita menciptakan kenangan ini untuk diri kita sendiri).

Baca Juga  Pasar Smartphone Lesu, Samsung Tetap Nomor Satu

Selain itu, video musik ini juga menampilkan potongan-potongan kecil kehidupan sehari-hari, seperti berjalan di taman, menghabiskan waktu bersama teman-teman, dan merayakan ulang tahun. Semua ini adalah gambaran tentang bagaimana hidup terus berjalan dan kenangan-kenangan tetap hidup dalam bentuk visual. Ini menguatkan lirik “So you can keep me inside the pocket of your ripped jeans, holding me closer ’til our eyes meet” (Jadi kau bisa menyimpanku di dalam saku celanamu yang robek, menjagaku dekat sampai mata kita bertemu).

Pengaruh visual dalam video musik “Photograph” tidak hanya menciptakan suasana yang mendalam, tetapi juga membantu pendengar untuk lebih meresapi emosi yang terkandung dalam lagu ini. Ketika kita melihat pria muda tersebut menangis saat melihat foto-foto kekasihnya yang telah meninggal, kita juga merasakan sedihnya. Ini adalah contoh bagaimana visual dapat meningkatkan empati kita terhadap cerita yang diceritakan dalam lagu.

Selain video musiknya, lirik lagu Photograph menceritakan tentang juga memiliki pengaruh visual yang kuat. Lirik-lirik tersebut digambarkan dengan detail yang mendalam, sehingga pendengar dapat membayangkan setiap momen yang digambarkan oleh Ed Sheeran. Contohnya adalah lirik “Loving can hurt, loving can hurt sometimes, but it’s the only thing that I know” (Mencintai bisa menyakitkan, mencintai bisa menyakiti kadang-kadang, tapi itu satu-satunya hal yang aku tahu). Lirik ini menggambarkan perasaan cinta yang rumit dan kontradiktif, dan visualnya membantu kita memahami dan merasakannya.

Selain itu, lirik-lirik seperti “We keep this love in a photograph, we made these memories for ourselves” dan “And if you hurt me, that’s okay, baby, only words bleed” (Dan jika kau menyakitiku, itu tidak apa-apa, sayang, hanya kata-kata yang berdarah) menciptakan gambaran yang kuat tentang bagaimana kenangan-kenangan dan kata-kata memiliki kekuatan untuk membentuk hubungan dan menyentuh hati. Visualisasi lirik ini dalam pikiran kita membantu kita merenungkan makna yang lebih dalam dari kata-kata tersebut.

Baca Juga  Font Unik dalam Seni Kaligrafi Modern: Menggabungkan Tradisi dengan Inovasi

Dalam konteks lagu “Photograph,” visual juga menggambarkan pentingnya memotret dan menyimpan kenangan. Foto-foto dalam video musik menjadi simbol cinta dan kenangan yang abadi. Ini mengingatkan kita bahwa foto-foto adalah cara kita menyimpan momen-momen berharga dalam hidup kita, dan mereka dapat menjadi sumber kebahagiaan dan kenyamanan ketika kita merindukan orang-orang yang telah pergi.

Selain itu, video musik “Photograph” juga menunjukkan bagaimana visual dapat memperkuat pesan kesatuan dan kebersamaan. Ketika pria muda tersebut melihat kembali foto-foto bersama keluarga dan teman-temannya, kita melihat bahwa cinta dan dukungan dari orang-orang terdekatnya adalah bagian penting dari hidupnya. Ini menciptakan pesan bahwa meskipun kita mungkin kehilangan orang yang kita cintai, kita selalu memiliki kenangan dan cinta dari orang-orang lain dalam hidup kita.

Dalam kesimpulan, lagu “Photograph” oleh Ed Sheeran adalah contoh yang kuat tentang bagaimana visual dalam video musik dan lirik dapat mempengaruhi cara kita menginterpretasikan dan merasakan sebuah lagu. Visual dalam video musik membantu menggambarkan cerita yang tersirat dalam lirik, menguatkan emosi yang terkandung dalam lagu, dan membuatnya lebih mendalam. Dengan cara ini, pengaruh visual dalam lagu ini menjadikannya pengalaman mendengarkan yang lebih berkesan dan bermakna bagi para pendengarnya.