PNS, Antara Dipuja dan Dihina

PNS

Saat ini di negara kita terjadi anomali. PNS bagi sebagian besar penduduk negeri ini sangat dibenci karena kinerjanya yang lambat dan proses birokrasi yang sangat panjang dan berbelit-belit. Menurut pandangan mereka, PNS identik dengan kemalasan, sering keluyuran, makan gaji buta dan semua yang negatif ada pada PNS. setiap kali berurusan dengan PNS pasti kita akan merasa skpetis, “segala urusan akan lama dan butuh pelicin agar lancar”. Tapi disisi lain setiap kali ada pembukaan lowongan CPNS, pemintanya sangat banyak sampai jutaan orang yang mendaftar. Setiap tahun peminatnya akan bertambah dan terus bertambah.

Banyak orang yang merasa bahwa PNS adalah pekerjaan paling aman, karena setiap bulan gaji masuk rekening, saat sudah purna tugas pun masih dibayar pensiunnya. Ditambah lagi dengan adanya krisis moneter tahun 1998 silam, banyak perusahaan besar yang gulung tikar, jutaan orang terkena PHK, hal ini menguatkan paradigma bahwa jika ingin selamat dunia akhirat, daftar saja PNS. Karena hal ini juga banyak yang rela membayar jutaan, puluhan bahkan ratusan juta rupiah hanya untuk menjadi abdi negara, dan akhirnya membuat mereka akan berfikir bagaimana cara mengembalikan “modal” yang sudah dikleuarkan dengan cara yang instan, salah satunya dengan korupsi.

Memang sekarang ini merupakan tempat yang paling banyak melakukan praktek “kecurangan”. Mulai dari yang kecil dari pengurusan KTP sampai yang besar seperti tender proyek milyaran rupiah. Pemerintah sudah berusaha menanggulangi hal ini dengan dibentuk KPK, tapi sepertinya ini tidak membuat jera orang-orang. Hal ini dikarenakan budaya kita yang suka serba instan membuat orang-orang mencari celah agar semuanya serba cepat, termasuk bagaimana memperkaya diri sendiri dengan cepat.

Pemerintah telah membuat peraturan yang baru mengenai penilaian kinerja PNS, salah satu tujuan dari dikeluarkannya peraturan ini adalah memberikan standar pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 maka akan lebih mudah untuk memberikan hukuman bagi PNS, sehingga diharapkan kinerja PNS akan meningkat.

Sistem penerimaan PNS yang semakin baik dan terbuka seharusnya menjadi filter bagi masuknya tenaga baru dalam pemerintahan. Diharapkan kedepan para CPNS yang diterima dapat memberikan perubahan ke arah yang lebih baik. Diharapkan tidak ada lagi berita tentang PNS yang menerima suap untuk kepentingan seseorang atau golongan, Sudah tidak ada lagi PNS yang berkeliaran di luar tanpa izin atau surat tugas pada saat jam kantor, pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik dan cepat.

Itulah gambaran dari PNS, profesi yang banyak dibenci dan dihina tapi banyak yang meminati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *